LUWU TIMUR – Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Mida di Desa Cendana, Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur, memasuki tahap akhir. Hingga Minggu (1/11/2026), pengerjaan rumah melalui program TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo tersebut telah mencapai progres 95 persen.

Perkembangan itu diketahui saat Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD ke-130 melakukan peninjauan langsung ke lokasi. Rombongan dipimpin Ketua Tim Wasev Kolonel Inf Marthen Pasundan, Irut-6 Sumdanas Itter Itumi Itjenad, didampingi Dandim 1403/Palopo Letkol Inf Windra Sukma Prihantoro selaku Dansatgas dan Forkopimda Luwu Timur.

Dalam kunjungan tersebut, tim melihat kondisi rumah yang sebelumnya tidak layak huni dan kini telah mengalami perubahan setelah direhabilitasi oleh Satgas TMMD. Pekerjaan yang tersisa adalah tahap finishing pengecatan.

Kedatangan Tim Wasev disambut haru oleh Ibu Mida beserta keluarganya. Ia mengaku sangat terbantu karena rumah yang sebelumnya bocor dan nyaris roboh kini menjadi lebih baik untuk ditempati bersama anak-anaknya.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak TNI, rumah saya yang dulu bocor dan mau roboh, sekarang sudah bagus dan layak untuk ditempati anak-anak saya. Semoga Allah membalas kebaikan bapak-bapak TNI,” ungkap Ibu Mida.

Ketua Tim Wasev Kolonel Inf Marthen Pasundan menyampaikan bahwa rehabilitasi RTLH merupakan wujud kepedulian TNI dalam membantu masyarakat kurang mampu memperoleh tempat tinggal yang layak.

“Ini adalah wujud nyata kepedulian TNI kepada rakyat. Kami berharap dengan rumah yang layak ini, Ibu Mida dan keluarga bisa hidup lebih sehat dan nyaman,” katanya.

Dengan progres yang telah mencapai 95 persen, Satgas TMMD terus menuntaskan pekerjaan yang tersisa agar rumah tersebut segera selesai. Kehadiran rumah yang lebih layak diharapkan memberikan kenyamanan sekaligus mendukung kehidupan keluarga Ibu Mida sehari-hari.

Program rehabilitasi RTLH ini menjadi bukti bahwa pelaksanaan TMMD tidak hanya menyasar pembangunan fasilitas umum, tetapi juga memperhatikan kebutuhan hunian masyarakat yang membutuhkan bantuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *