TULUNGAGUNG – Upaya meningkatkan budaya literasi di tengah perkembangan teknologi digital menjadi perhatian dalam kegiatan nonfisik TMMD ke-130 Kodim 0807/Tulungagung. Melalui sosialisasi yang digelar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur di Balai Desa Pojok, Kecamatan Campurdarat, Rabu (4/11/2026), masyarakat diajak untuk kembali membiasakan diri membaca dan menjadikan buku sebagai sumber pengetahuan.

Kegiatan ini menyoroti tantangan literasi di kalangan generasi muda yang semakin dekat dengan penggunaan perangkat digital. Kebiasaan menghabiskan waktu dengan gadget dinilai perlu diimbangi dengan aktivitas membaca agar minat terhadap buku dan budaya mencari informasi melalui bacaan tetap terjaga.

Dalam sosialisasi tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya membaca sebagai sarana menambah wawasan, memperluas pengetahuan, serta membangun pola pikir yang kritis. Budaya membaca juga perlu ditanamkan sejak dini, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian program nonfisik TMMD ke-130 yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Melalui kolaborasi dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0807/Tulungagung turut mendorong tumbuhnya kesadaran literasi di masyarakat. Harapannya, generasi muda mampu memanfaatkan kemajuan teknologi secara bijak tanpa meninggalkan kebiasaan membaca sebagai fondasi penting dalam proses belajar dan pengembangan diri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *