BENGKULU – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0407/Kota Bengkulu tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat hubungan sosial antara prajurit TNI dan masyarakat. Hal tersebut terlihat saat Dansatgas TMMD, Kolonel Inf Condro Edi Wibowo, menggelar bincang santai bersama warga di sekitar lokasi pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Minggu (1/11/2026).

Di sela-sela aktivitas pengawasan dan pengerjaan sasaran fisik, Condro menyempatkan diri duduk bersama warga. Suasana santai yang berlangsung di halaman rumah salah satu penerima manfaat itu diwarnai obrolan ringan, canda, serta cerita mengenai kehidupan masyarakat setempat.

Dalam pertemuan tersebut, Dansatgas juga mendengarkan secara langsung berbagai aspirasi dan harapan warga. Interaksi sederhana itu menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi yang lebih dekat antara TNI dan masyarakat.

Condro menegaskan bahwa pendekatan kepada masyarakat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan TMMD.

“TMMD bukan hanya sekadar membangun infrastruktur fisik seperti jalan atau rumah, tetapi juga membangun ikatan emosional dan persaudaraan yang kuat antara prajurit TNI dan masyarakat. Momen bincang hangat inilah yang menjadi pendorong semangat kami di lapangan,” jelasnya.

Menurutnya, keberhasilan TMMD akan semakin lengkap apabila pembangunan fisik berjalan seiring dengan tumbuhnya rasa kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Kehadiran Dansatgas mendapat sambutan hangat dari warga. Mereka merasa senang karena dapat berinteraksi langsung dengan pimpinan Satgas dalam suasana terbuka dan penuh kekeluargaan.

Kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pengabdian TNI tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan fasilitas umum dan rumah warga, tetapi juga melalui kehadiran nyata di tengah kehidupan masyarakat.

Melalui komunikasi sosial yang berkelanjutan, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0407/Kota Bengkulu berharap kemanunggalan TNI dan rakyat semakin kuat serta semangat gotong royong tetap terjaga, bahkan setelah program TMMD berakhir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *