SEBATIK BARAT – Program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang menjadi salah satu sasaran fisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0911/Nunukan terus menunjukkan hasil menggembirakan. Salah satu rumah milik Bapak Wilem di Desa Liang Bunyu, Kecamatan Sebatik Barat, Kabupaten Nunukan, kini telah memasuki tahap akhir pengerjaan dengan progres hampir mencapai 100 persen.

Bangunan yang sebelumnya berada dalam kondisi memprihatinkan kini telah berubah menjadi rumah yang kokoh, nyaman, dan layak huni. Atap seng telah terpasang sempurna, dinding dicat rapi dengan dominasi warna hijau, sementara pekerjaan finishing seperti pemasangan plafon, penyelesaian teras, serta pembersihan area sekitar rumah terus dikebut oleh personel Satgas TMMD bersama masyarakat.

Semangat gotong royong antara prajurit TNI dan warga menjadi kunci percepatan penyelesaian pembangunan. Kebersamaan yang terjalin selama proses rehabilitasi membuat pekerjaan berjalan lancar sehingga rumah Bapak Wilem dipastikan siap ditempati dalam waktu dekat.

Bapak Wilem mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan melalui program TMMD. Menurutnya, rumah yang dulu nyaris tidak layak huni kini telah berubah menjadi tempat tinggal yang aman dan nyaman bagi keluarganya.

“Saya sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada bapak-bapak TNI dari Kodim 0911/Nunukan serta seluruh warga yang telah membantu membangun rumah kami. Dulu kondisinya sangat memprihatinkan, sekarang sudah bagus dan sebentar lagi bisa kami tempati. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami,” ujar Bapak Wilem penuh haru.

Program rehab RTLH milik Bapak Wilem merupakan bagian dari komitmen TMMD Ke-129 Kodim 0911/Nunukan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan. Selain memperbaiki rumah warga kurang mampu, Satgas TMMD juga mengerjakan pembukaan jalan tani sepanjang hampir tiga kilometer, pemeliharaan sumber air bersih melalui sumur gravitasi di empat titik, serta melaksanakan berbagai kegiatan penyuluhan nonfisik.

Menjelang penutupan TMMD Ke-129 yang dijadwalkan berlangsung pada 13 Agustus 2026, seluruh sasaran fisik terus dipacu agar selesai tepat waktu. Rumah Bapak Wilem menjadi salah satu bukti nyata bahwa program TMMD tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga menghadirkan harapan baru serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah perbatasan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *