Nunukan — Gelaran Program TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-129 yang diadakan oleh Kodim 0911/Nunukan di desa Liang Bunyu, Kecamatan Sebatik Barat, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, sudah mendekati akhir pelaksanaan. Keterlibatan prajurit TNI di perbatasan Indonesia-Malaysia membuktikan komitmen mereka untuk bekerja sama dengan masyarakat dalam mengakselerasi pembangunan di daerah yang tertinggal dan berstrategi.
Selama berlangsungnya program, Satgas TMMD terlibat aktif bersama dengan masyarakat lokal untuk menyelesaikan beragam pekerjaan fisik dan non-fisik. Membangun infrastruktur jalan menjadi sasaran utama yang bertujuan untuk meningkatkan mobilitas warga sekaligus memperlancar distribusi produk pertanian dan perikanan. Selain itu, proyek tambahan seperti rehabilitasi untuk rumah tidak layak huni, perbaikan tempat beribadah, dan pembangunan fasilitas sanitasi juga menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas hidup penduduk Liang Bunyu.
Kegiatan non-fisik dalam TMMD ke-129 juga dirancang untuk memberdayakan masyarakat setempat. Kegiatan yang meliputi sosialisasi terkait wawasan kebangsaan, pencegahan penggunaan narkoba, edukasi tentang hukum, serta peningkatan kesehatan dan pencegahan stunting terus dilakukan. Harapannya, pendekatan ini dapat memperkuat mental dan kesehatan warga di perbatasan.
Dengan penutupan resmi yang terjadwal pada 20 Maret mendatang, fokus pengerjaan di lokasi saat ini menuju pada penyelesaian dan pembersihan area bangunan. Dalam sisa waktu yang ada, anggota Satgas TMMD dan masyarakat terus berupaya memastikan segala hasil pembangunan memenuhi syarat kelayakan dan keamanan sebelum diserahkan kepada pihak pemerintah daerah.
