MUNA – Percepatan pembangunan sumur bor menjadi perhatian Satgas TMMD ke-130 Kodim 1416/Muna di Desa Lamanu, Kecamatan Kabawo, Kabupaten Muna. Dari lima titik sasaran program unggulan TNI AD tersebut, rata-rata pengerjaan kini telah mencapai 60 persen, Rabu (4/11/2026).

Untuk menjaga efektivitas pekerjaan, Satgas menerapkan pembagian tugas berdasarkan perkembangan setiap lokasi. Titik yang sudah mendekati tahap penyelesaian menjadi prioritas agar lebih cepat dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Di lapangan, personel Satgas terus melaksanakan pekerjaan sesuai tahapan. Mulai dari penyiapan lahan, pengeboran, hingga pengerjaan struktur penyangga sumur dilakukan secara bertahap dengan dukungan peralatan kerja yang tersedia.

Kondisi wilayah yang aman dan terkendali turut mendukung kelancaran pengerjaan. Meskipun setiap titik memiliki jadwal dan tingkat penyelesaian berbeda, personel Satgas tetap menjaga koordinasi agar seluruh sasaran dapat diselesaikan sesuai target.

Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 1416/Muna Letkol Inf Farid Heru Puryanto, S.H., menegaskan bahwa strategi pengerjaan disesuaikan dengan kondisi di lapangan tanpa mengabaikan kualitas pembangunan.

“Kami mengatur prioritas pekerjaan sesuai progres masing-masing titik, khususnya menyelesaikan titik yang sudah mendekati selesai terlebih dahulu. Kami tetap menjaga kualitas pengeboran agar air yang dihasilkan layak konsumsi dan struktur bangunan sumur tahan lama,” ungkapnya.

Menurutnya, keberadaan sumur bor diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.

Dengan strategi pengerjaan yang terarah, Satgas TMMD optimistis seluruh sasaran pembangunan lima titik sumur bor dapat segera diselesaikan dan memberikan manfaat nyata bagi warga Desa Lamanu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *